viglink

Facebook like


Logo

Image by FlamingText.com

Enable clik

Info masuk



Listen My Radio at Facebook or Here

Background

Tweet Terbang

online

wibiya widget

Change colour

Silahkan Pilih Warna Background

Follow


Tulisan Ketik

Terima Kasih Dah Berkunjung di http://www.boynordin.blogspot.comSilahkan Anda Bagi Komen Ya...

Radio Boy Nordin Streaming



Listen My Radio at Facebook or Here




















Tuesday, October 11, 2011

Robot pendeteksi Kebohongan


Maman adalah seorang genius, profesor pandai yang berhasil menciptakan sebuah robot canggih, yang memiliki kemampuan mendeteksi kebohongan apapun yang dikatakan oleh manusia. Si Robot akan menampar siapapun yang berkata bohong. Dengan bangga, Maman membawa robot itu kerumah untuk ditunjukkan pada anak dan istrinya.  Maman menunggu anaknya pulang untuk memperlihatkan hasil karyanya yang tercanggih itu.

Tapi, anaknya tak kunjung balik. Setelah sekian lama, petang lah si anak balik.


"Asep, kamu dari mana? kenapa petang2 baru balik” tanya si Maman

"Ada pelajaran tambahan pap" jawab Asep, sang anak.

*PLAK!!!* Sang Robot menampar si anak dengan kuat.


"Asep, ini adalah robot ciptaan papa, dia akan menampar siapapun yang berbohong! Sekarang cakap dengan jujur, kenapa kamu balik lambat ??!"

"Maaf pap.... aku lepas menonton film di rumah kawan"

"Film apa?"

"Film Komedi pap"

*PLAK!!!*


"Ayo cakap dengan jujur film apa ??"

“Maaf pap… saya menonton film blue", jawab Asep sang anak sambil menunduk.

Mendengar jawapan Asep, Maman seketika marah. Matanya merah. Sambil menunjuk-nunjuk, Maman berkata :

"Kamu ni kan... Kecil-kecil dah punya kelakuan macam tu? Kalau kamu besar nanti mau jadi apa???! Kurang ajar kamu… buat papa malu jew."
"Perbuatan yang betul2 memalukan!!! papa waktu seumur kamu x pernah senakal kamu tau !!!"

*PLAK* Maman sang profesor di tampar kuat oleh si Robot.


Seketika, suasana rumah senyap beberapa saat.


Istri Maman, yang dari tadi mendengarkan kejadian tersebut keluar bilik dan langsung berkata : "Abang ni macam mana??? Sama jew kelakuannya macam anaknya! Buah Apel x pernah jatuh jauh dari pohonnya kan? Ingat Bang, bagaimanapun, Asep itu anak Abang, jadi...."


*PLAK* Si robot menampar istri Maman sebelum dia sempat menghabiskan kata-katanya
..

Dan, sesaat suasana rumah senyap.... senyappppp begitu lama.