viglink

Facebook like


Logo

Image by FlamingText.com

Enable clik

Info masuk



Listen My Radio at Facebook or Here

Background

Tweet Terbang

online

wibiya widget

Change colour

Silahkan Pilih Warna Background

Follow


Tulisan Ketik

Terima Kasih Dah Berkunjung di http://www.boynordin.blogspot.comSilahkan Anda Bagi Komen Ya...

Radio Boy Nordin Streaming



Listen My Radio at Facebook or Here




















Monday, February 20, 2012

7 Tokoh yang Terbunuh oleh Buatan nya Sendiri

Teknologi memang boleh memberikan kemudahan. Tapi kalau tak hati-hati, ia juga boleh membahayakan penggunanya.

Bak 'pagar makan tanaman', inovasi dan teknologi ternyata juga boleh mencelakakan, bahkan mengambil nyawa tuannya. Akhir September lalu, Jimi Heselden, pemilik perusahaan yang memproduksi Segway, sebuah kendaraan semacam scooter yang popular di AS, meninggal saat menggunakan kendaraan beroda dua itu.

Discovery mengumpulkan kisah-kisah para penemu atau pemilik inovasi, yang meninggal di sebabkan produk buatan mereka sendiri. Berikut ini para penemu atau pemilik inovasi yang meninggal oleh inovasinya sendiri.


1. James Heselden 

Pada 26 September 2010, James Heselden, pemilik perusahaan Inggris Hesco Bastion, perusahaan yang memproduksi Segway, meninggal akibat menggunakan kendaraan roda dua itu.

Menurut saksi mata, pria berusia 62 tahun itu terjatuh dari Segway dan tergelincir ke dalam jurang berkedalaman 30 kaki, sampai akhirnya jasad dan Segway-nya ditemukan di sungai, di dekat kediamannya di West Yorkshire, Inggris.

Segway

Pelik nye, kecelakaan ini cuma selang sehari sebelum pengumuman sebuah riset yang mengungkapkan peningkatan angka kes cedera akibat kecelakaan Segway, yang korbannya adalah para pengguna Segway baru yang belum berpengalaman.



2. Harry Houdini


Harry Houdini

Siapa tak kenal dengan pesulap kondang ini. Harry Houdini, bukanlah pesulap yang menggunakan metoda tradisional. Ia terkenal dengan berbagai trik jenius yang ia ciptakan. Tapi, ternyata Houdini meninggal akibat penyakit usus buntu sebab mempamerkan trik fisik kepada penggemarnya.

Sebelum memulai sebuah pertunjukan, dikabarkan dua orang mahasiswa meminta Houdini untuk mempertunjukkan trik kekuatan fisik, yakni menyerap pukulan-pukulan yang dilayangkan pada tubuh bagian atasnya tanpa terluka.

Karena mengikuti permintaan itu, penyakit usus buntu yang telah dihidap Houdini makin meradang dan bertambah parah. Pada 31 October 1926, Houdini yang saat itu berusia 52 tahun, meninggal akibat operasi usus buntunya gagal. Houdini dikubur dibaringkan pada kotak tempat ia biasanya mempertontonkan trik ilusi terkenalnya: "buried alive (dikubur hidup-hidup)".



3. Marie Curie

Berkat penemuannya, Marie Curie menjadi wanita pemenang penghargaan Nobel pertama sekaligus menjadi orang pertama yang memenangkan dua penghargaan Nobel sekaligus. Tapi, Curie juga merupakan korban dari penemuan dan eksperimennya sendiri: unsur radioaktif.

Marie menemukan dua unsur radioaktif radium dan polonium. Ia giat sekali menggunakan radon, gas yang dihasilkan oleh unsur radium, untuk penyembuhan penyakit bagi para serdadu yang terluka pada perang dunia pertama.


Mary Curie

Belakangan, baru diketahui bahwa radon memiliki sisi yang mematikan. Setelah sekian lama berinteraksi dengan unsur mematikan itu, perlahan kesehatannya terus menurun. Akhirnya Curie meninggak pada 4 Juli 1934, di usia ke-66 tahun.

Ia meninggal akibat anemia aplastic, sebuah kondisi di mana sumsum tulang tidak lagi memproduksi sel darah yang baru. Hari ini dunia medis mencatatnya sebagai akibat dari paparan radiasi.



4. Thomas Andrews

Bangkai kapal Titanic di dasar laut Atlantik Utara

Thomas Andrews adalah salah seorang arsitek kapal Titanic, asal Irlandia yang saat itu berusia 39 tahun. Sebagai seorang pembuat kapal yang bertugas mengawal kapal buatannya, Andrews turut dalam perjalanan perdana Titanic.

Pada 15 April 1912, akhirnya sampai akhir hayatnya, Thomas pun 'mengiringi' ajal kapal besar itu bersama para penumpang lainnya.

 

5. Horace Lawson Hunley


Hunley adalah seorang legislator, pengacara, sekaligus insinyur marinirbagi askar konfederasi AS. Dan penemuan terkenalnya adalah: kapal selam, yang digunakan pada perang saudara Amerika Serikat.

Horace Lawson Hunley, penemu Kapal selam pertama

Namun, saat itu penemuan Hunley memang belum memiliki standar pengamanan yang cukup bagi manusia. Lima dari sembilan anak buah kapal selam saat itu, meninggal pada misi penyelaman perdana.

Pada 15 October 1863, Hunley sendiri pada akhirnya turut ambil bagian pada ujicuba kedua, yakni dengan misi penyerangan terhadap pemblokkan kelompok Union di Charleston Harbour. Pada ujicuba kedua ini, semua kru kapal selam termasuk Hunley yang saat itu berusia 40 tahun, meninggal.

Askar² konfederasi berhasil mengambil bangkai kapal selam dan memperbaiki kapal selam ini. Pada ujicuba ketiga, akhirnya kapal selam berhasil menenggelamkan sebuah kapal milik Union.

Sayangnya, keberhasilan itu tak dapat dirayakan oleh para kru, mengingat pada akhirnya kapal selam itu tiba-tiba tenggelam bersama semua krunya. Setelah hilang selama 132 tahun, akhirnya jenazah Hunley ditemukan di dasar Samudra Atlantik, di dekat Charleston Harbour.



6. Alexander Bogdanov

Tak banyak yang mengenal nama ini. Namun, temuannya sangat penting bagi dunia kedokteran: transfusi darah. Bogdanov, yang juga seorang ekonom, profesor, dokter, dan pendiri Bolshevisme, mencoba untuk menyediakan transfusi darah secara terus menerus.


Pada 1928, Bogdanov berhasil mengujikan alat transfusi ini pada dirinya hingga 11 kantung. Namun, yang ke 12 ternyata fatal, Bogdanov kemudian meninggal. Para peneliti terbelah mengenai penyebab meninggalnya ilmuwan 55 tahun itu. Ada yang mengatakan ia terkena penyakit infeksi darah, inkompatibitas jenis darah, atau mungkin bunuh diri.



7. William Bullock

William Bullock adalah pria kelahiran New York, tahun 1813, yang menemukan alat press cetak putar. Alat ini bekerja mengepres dengan memutar rol kertas secara kontinyu.

Mesin pres cetak buatan William Bullock

Kisah lagenda yang berkembang, kemudian menyebutkan Bullock secara tak sengaja tubuhnya tertarik oleh putaran mesin. Kakinya luka oleh mesin ini. Belakangan pria yang saat itu berusia 54 tahun itu, mengalami infeksi dan tak lama kemudian ia meninggal dengan kakinya yang telah membusuk.

*dari berbagai sumber*